SYARAT PERUBAHAN TDP KE NIB

Syarat Perubahan NIB ke TDP

SYARAT PERUBAHAN TDP KE NIB

SYARAT PERUBAHAN TDP KE NIB

Sebagai pengusaha apakah Anda tahu bahwa TDP (Tanda Daftar Perusahaan) dan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) atasnama perusahaan yang Anda simpan kini sudah tidak berlaku lagi karena pemerintah telah mengeluarkan legalitas substitusi secara terintegrasi dalam layanan yang dapat di akses secara online di seluruh Indonesia yakni NIB (Nomor Induk Berusaha)?

Menurut Pasal 1 Nomor 12 Peraturan Pemerintah (PP) No. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (PBTSE), NIB memiliki pengertian yaitu sebagai sebuah identitas untuk pelaku usaha yang melakukan pendaftaran untuk bisnis usahanya masing-masing.

NIB memiliki kode penyusun berupa 13 digit angka acak yang di berikan pengaman dan di sertai juga dengan tanda tangan elektronik.

NIB juga memiliki fungsi sebagai sebuah identitas berusaha yang dapat digunakan oleh pelaku usaha mendapatkan izin usaha untuk bisnis usahanya dan juga izin komersial atau operasional.

Selain memiliki fungsi sebagai identitas usaha, NIB juga berfungsi sebagai TDP dimana usaha bisnis yang di jalankan oleh sebuah perusahaan akan memiliki izin untuk beroperasi, API (Angka Pengenal Impor) dan Akses Kepabeanan.

Tujuan di berlakukannya NIB adalah sebagai upaya pemerintah memberikan fasilitas berupa kemudahan dalam pelaksanaan berusaha bagi para pemohon perizinan, baik perorangan maupun badan usaha.

Dengan mudahnya alur perizinan yang dilakukan secara online tersebut, di harapkan juga menjadi pemantik semangat pengusaha dari berbagai penjuru daerah untuk mulai berwirausaha. Dan bagi pengusaha yang sudah memiliki usaha, agar lebih mudah mengurus perizinan usahanya.

Lantas bagaimana jika Anda ingin mengubah TDP perusahaan Anda menjadi NIB? Apa saja persyaratan yang harus Anda penuhi? Simak baik-baik di artikel ini ya!

Syarat Perubahan TDP ke NIB

Syarat-syarat yang harus Anda penuhi untuk mengubah TDP perusahaan Anda menjadi NIB, antara lain:

  • Scan Akta CV + SK (Surat Keterangan) Kemenkumham
  • KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pengurus CV, di scan
  • NPWP CV, di scan
  • Melampirkan username dan password
  • Email + nomor telepon yang baru

Nah! Sampai sini sudah paham bukan apa saja yang harus Anda persiapkan untuk mengubah TDP perusahaan Anda menjadi NIB?

Jika Anda kesulitan, atau Anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengurusnya sendiri, maka Anda bisa mempercayakan perubahan TDP perusahaan Anda menjadi NIB ke JASAMURA di nomor 0822-4591-9961. Gratis Antar Jemput Berkas!

Narahubung

  • WhatsApp: 0822-4591-9961
  • Email: jasamura.mo@gmail.com
  • IG: @jasamurasurabaya.official

Alamat Kantor

  • Ruko Mezzanine A20, Jalan Nginden Semolo 38-40, Kota Surabaya, Jawa Timur
  • Perum. Pondok Buana Blok B8, Bluru Kidul, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur
  • Perum. Taman Asri 1 Blok HH No. 11 Tembokrejo, Kec. Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur
  • Jalan Raya Meri No. 456 (Depan Alfamart Meri 2), Kec. Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur
  • Jalan Sulfat No.Kav.5, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur

Jam Buka

  • Senin – Jum’at pukul 08.30 – 16.30 WIB
  • Sabtu pukul 08.30 – 12.30 WIB
  • Hari Minggu dan Tanggal Merah Libur

Jasa Pengurusan PT Surabaya, Ini yang Harus Anda Siapkan

Jasa pengurusan PT Surabaya sangat dibutuhkan untuk perusahaan yang ingin merubah perusahaannya menjadi berbadan hukum. PT (Persereoan Terbatas) dipilih karena berbagai kelebihannya yang dapat memudahkan pemilik usaha untuk menjalankan berbagai bisnis di Indonesia. Selain itu, PT juga lebih menjamin para pengelolanya untuk mendapatkan modal dari pihak luar dan dapat menjual saham perusahaan yang juga dapat berpotensi menambah pemasukan modal. PT juga memberikan kesan profesional sehingga dapat menarik calon konsumen maupun mitra kerja yang baru. Namun sayangnya, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, bahkan sebelum Anda memilih penyedia jasa pengurusan PT. Apa saja persyaratan tersebut? Pada kesempatan kali ini, Anda akan mendapatkan informasi terkait persiapan paling awal dalam pengurusan PT. Setidaknya ada 5 hal yang harus Anda persiapkan. Apa saja 5 hal tersebut? Tak perlu berlama lagi, mari kita mulai dari yang pertama, yakni Nama PT.

Nama merupakan hal utama yang sangat penting karena akan menjadi identitas sebuah PT. Saking pentingnya, ada beberapa hal yang dibatasi dalam pemilihan nama untuk PT ini. Yang pertama adalah nama harus memiliki setidaknya 3 suku kata berbahasa Indonesia. Terkait dengan bahasa, nama juga tidak boleh berasal dari serapan bahasa asing. Salah satu maksud dari poin ke-2 adalah agar tidak terjadi kesamaan nama dengan perusahaan asing yang memiliki bentuk usaha yang sama maupun berbeda. Kemudian yang paling penting adalah nama tidak boleh sama dengan perusahaan lain, baik yang sudah ada maupun yang baru mendaftarkan PT. Untuk aspek ini, nantinya pihak Kemenkumham akan melakukan cek nama dan memastikan bahwa nama yang diajukan tidak sama dengan satu pun perusahaan lain. Bila terjadi persamaan nama, maka proses pengajuan PT akan ditunda dan mengharuskan Anda sebagai pemilik usaha untuk mencari nama yang baru terlebih dahulu. Untuk berjaga-jaga, siapkan 3 nama yang berbeda.

Setelah calon nama PT, aspek lain yang harus Anda siapkan sebelum memilih jasa pengurusan PT Surabaya adalah alamat PT. Alamat ini bertindak sebagai lokasi dimana PT berada dan berkedudukan hukum. Alamat juga harus jelas, termasuk dalam wilayah kotamadya atau kabupaten. Bila perusahaan yang didaftarkan berada di Jakarta Barat, maka alamat PT pada formulir pendaftaran PT sebaiknya tertulis Jakarta Barat. Namun pada beberapa kasus ditemui alamat PT tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Hal ini kemudian akan dianggap sebagai cabang dan nantinya akan diwajibkan untuk membuat Akta Cabang sekaligus perizinannya. Untuk mengurusnya, jasa pengurusan PT juga siap membantu agar tidak menghabiskan waktu Anda. Kemudian terlepas dari Nama dan Alamat PT, poin lain yang perlu Anda siapkan adalah Maksud dan Tujuan PT. Maksud dan Tujuan PT sebenarnya diatur dan ditelakkan pada bagian Akta Pendirian PT.

Sebagaimana namanya, Maksud dan Tujuan PT adalah apa saja yang menjadi aktivitas dan visi mendirikan sebuah Perseroan Terbatas. Untuk dapat menjelaskannya, ada beberapa yang dapat Anda perhatikan, diantaranya:

  • Bidang usaha apapun diperbolehkan dalam pembuatan PT, selama tidak melanggar hukum yang ada di Indonesia. Beberapa bidang usaha yang dilarang hukum Indonesia seperti perdagangan binatang dilindungi, perdagangan senjata, dan tentunya perdagangan dan peredaran obat-obatan terlarang.
  • Bidang usaha yang dipilih dan dijalankan, wajib dan harus sesuai dengan apa yang tertulis pada Akta Pendirian PT. Ketidak sesuaian dapat mengakibatkan PT ditutup dan dicabut legalitasnya. Selain akan sangat mengganggu operasional bisnis, ini juga dapat berdampak pada masa depan PT itu sendiri.
  • Bidang usaha yang telah dipilih dan dikerjakan, harus dan wajib mengantongi izin usaha. Contoh izin usaha adalah izin restoran pada jenis usaha restoran pada umumnya. Pada beberapa jasa pengurusan PT Surabaya juga menyediakan layanan izin usaha sehingga Anda terima jadi ketika pengurusan PT selesai.

Berikut contoh dari Maksud dan Tujuan perusahaan perawatan industri dan perbengkelan:

  1. Menjalankan usaha pada bidang perawatan, pemeliharaan dan perbaikan mesin-mesin
  2. Menyediakan jasa perawatan dan perbaikan hydrolik
  3. Menyediakan jasa penunjang kegiatan dalam bidang industri minyak dan gas bumi
  4. Menyediakan, mengoperasikan, dan memelihara segala bentuk sarana & prasarana (Pembangunan Kawasan terpadu)
  5. Menyediakan jasa pekerjaan refractory, insulation peralatan pabrik

Jumlah poin dalam Maksud dan Tujuan tersebut sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan aktivitas bisnis yang benar-benar dijalankan. Maka tidak jarang ditemukan ada puluhan Maksud dan Tujuan dari sebuah perusahaan. Kemudian lepas dari Maksud dan Tujuan, pengajuan pengurusan PT juga harus menyiapkan Struktur Permodalan PT. Poin ini menjadi sangat penting karena berhubungan dengan dana yang akan menjadi modal usaha dan operasional usaha.

Dalam UU no. 40 tahun 2007 berkaitan dengan Perseroan Terbatas menyebutkan bahwa pembuata PT diwajibkan memiliki modal dasar setidak-tidaknya sebesar Rp 50.000.000. Tidak hanya itu, diwajibkan juga dana sebesar 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetor. Apabila modal dasarnya adalah Rp 60.000.000, maka besarnya modal disetor mencapai Rp 15.000.000. Kabar baiknya, besarnya modal dasar pada saat ini tidak sebesar Rp 50.000.000, namun besar modal adalah sesuai dengan kesepakatan para pendiri PT. Ini adalah isi dari Paket Kebijakan XII yang dikeluarkan Joko Widodo selaku Presiden. Kebijakan ini juga berdasarkan PP No. 29 tahun 2016 yakni tentang Perubahan Modal Dasar Perseroan Terbatas. Diharapkan dengan adanya perubahan ini ada banyak pengusaha yang mendaftarkan usahanya dan menjadikannya PT sehingga berbadan hukum dan dilindungi oleh negara.

Kemudian setelah aspek permodalan, poin selanjutnya membahas tentang Kepengurusan PT. Kepengurusan juga dianggap penting karena akan menjadi pengelola dari uang dan aktivitas bisnis di dalam PT tersebut. Pada dasarnya, pengurus PT dibagi menjadi 2 saja, yakni Direktur dan Komisaris. Direktur adalah orang yang bertanggung jawab dan menjalankan aktivitas perusahaan sehari-hari. aktivitas ini juga meliputi tanda tangan kontrak, tanda tangan cek dan giro, dsb. Sedangkan komisaris memiliki tugas untuk memberikan nasihat pada direktur dan tidak berhak untuk bertindak atas nama perusahaan. Inilah mengapa komisaris tidak berhak memberikan tanda tangan kontrak apapun dengan pihak di luar perusahaan. Kemudian muncul pertanyaan, bagaimana jika ada 2 atau lebih orang yang menduduki posisi yang sama? Untuk mengatasi hal tersebut, maka ditetapkanlah Direktur Utama dan Komisaris Utama yang bertindak sebagai ketua.

Demikian beberapa hal yang paling awal sebelum jasa pengurusan PT Surabaya membantu Anda mengurus pendirian PT Anda. Lima poin di atas harus Anda siapkan dan selesaikan karena kelimanya ada pada keputusan Anda dan perusahaan Anda. Kelimanya juga belum menjadi semua syarat, melainkan baru tahap paling awal. Bila semua yang tertulis di atas dijadikan 1, maka setidaknya Anda masih harus menyiapkan 7 poin lainnya. Tujuh poin tersebut akan dibahas pada bagian selanjutnya.